Tutorial Arduino mengakses module sensor warna TCS230

By | June 10, 2017

Penjelasan Singkat

TCS230 adalah module sensor warna atau juga disebut dengan Programmable Converter ‘Color Light’ yang dikonversi menjadi Frekuensi yang dibaca oleh mikrokontroler (Arduino). Sensor ini merupakan penggabungan dari Silicon Photodiode dan IC CMOS single monolithic yang berfungsi sebagai pengkonversi arus menjadi frekuensi.

Cara kerja sensor

Output dari sensor ini yaitu berupa sinyal gelombang persegi dengan modulasi 50% dan pada frekuensinya itu berbanding lurus dengan intensitas cahaya (radiasi) yang masuk terbaca sensor.

Konversi cahaya ke frekuensi yaitu dengan membaca sebuah photodiode dengan array 8 x 8. Diantaranya yaitu 16 dioda yang filter merah, 16 dioda yang filter hijau, 16 dioda yang filter biru, serta 16 dioda untuk clear (tanpa filter). 4 dari jenis (warna) dioda yang interdigitated digunakan untuk meminimalisir efek ketidakseragaman akan insiden radiasi. Semua 16 dioda dengan warna yang sama terhubung ke dalam rangkaian paralel yang dimana dioda menggunakan mode switching pin (S0,S1,S2,S3).

Blok diagram TCS230

Blok TCS230

Setiap 16 fotodioda dihubungkan secara paralel, jadi dengan menggunakan dua pin kontrol S2 dan S3 dapat memilih mana yang akan dibaca. Jadi misalnya, jika ingin mendeteksi warna merah, dapat menggunakan 16 red difference photodiodes dengan mengatur dua pin ke tingkat logika rendah sesuai tabel.

Sensor memiliki dua pin kontrol, S0 dan S1 yang digunakan untuk mengukur frekuensi keluaran. Frekuensi dapat disesuaikan dengan tiga nilai preset yang berbeda yaitu 100%, 20% atau 2%. Fungsi penskalaan frekuensi ini memungkinkan keluaran sensor dioptimalkan untuk berbagai penghitung frekuensi atau mikrokontroler.

Komponen yang diperlukan untuk trial:

  1. Arduino Uno
  2. Sensor TCS230
  3. Module Led RGB
  4. Resistor 220Ω @3pcs
  5. Kabel jumper
  6. Komputer + Software Arduino IDE

Skema yang perlu dirangkaikan 

wiring TCS230 dengan arduino

Arduino program code TCS230

program diatas : download

Hasil dari trial dapat dilihat di serial monitor arduino, dan dipraktekan dengan menyediakan kertas dengan warna merah, hijau dan biru. Yang dimana ketiga warna tersebut merupakan warna dasar dari semua warna.

Selain itu program diatas dapat dikembangkan dengan penampil module LCD 16×2 serta data logging. Sehingga data yang terbaca dapat langsung tertampil sehingga tidak perlu membutuhkan komputer lagi.

Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba.

>> CMIIW <<

Leave a Reply